... terimalah, satu karya ilham 'DEWA'.


DETIK.. DETIK BERGANTI DENGAN DETIK
MINITPUN SILIH BERGANTI
HARI-HARI PUN TERUS BERGANTI
BULAN-BULAN JUGA TERUS BERGANTI
ZAMAN-ZAMAN PUN TERUS BERUBAH
HIDUP INI JUGA PASTI MATI

SEMUA INI PASTI AKAN MUSNAH
TETAPI TIDAK CINTAKU PADAMU
KERANA AKU SANG PANGERAN CINTA
MALAM MALAM DIGANTI DENGAN PAGI
PAGI PUN JADI SIANG
TAHUN-TAHUN PUN BERGANTI ABAD
YANG MUDA PUN PASTI MENJADI TUA
MUSIM-MUSIM PUN TERUS BERGANTI
HIDUP INI JUGA PASTI MATI
TAK AKAN ADA YANG ABADI
TAK AKAN ADA YANG KEKAL ....

(*layan sampai koma lagu-lagu 'DEWA' ni*)


Aku mesti 'kerja' sendiri untuk kalian semua, sampai ada yang memahami apa adanya diri dan tidak tergantung pada segala sesuatu. Bersikap teguhlah aku. Jangan terlalu banyak menaruh kepentingan pada keberadaan tetapi ketentuan. Berikan segala secukupnya; berikan tubuh dan minda 'makanan' secukupnya, 'pakaian' zahir dan batin secukupnya, 'latihan' rohani dan 'jasmani' secukupnya, hanya itu saja. Jadikan diri ini menyenangkan dan itu sudah cukup. Kalau tidak aku akan selamanya terikat pada dimensi dan persepsi manusia biasa. Apapun yang terlalu aku perhatikan, aku akan terikat dengannya. Aku juga harus bekerja untuk pemahamanku. Kemungkinan aku bekerja lebih kurang dari kalian, tetapi cepat atau lambat ... pasti akan sampai.

Membantu orang lain adalah membantu aku sendiri. Aku senantiasa harus membersihkan fikiran, mengamalkan cinta kasih dan kasih sayang dengan tanpa syarat, tidak mengharapkan sesuatu imbalan, itulah jalan terbaik. Jika masih memikirkan untuk membela nama baik aku, wibawa aku, agar orang tahu bahawa aku ini ikhlas, maka aku masih mempunyai ke-'aku'-an, masih belum terbebas dari konsepsi dan 'jelingan' manusia. Kegagalan atau keberhasilan duniawi bukanlah tujuan yang penting. Kadang-kadang kegagalan adalah keberhasilan, sebaliknya keberhasilan adalah kegagalan. Aku harus menilainya dengan mata kebijaksanaan. Jika aku melayani diri, aku tidak selamanya terpuas dan merasa terpenuhi. Aku akan berfikir untuk meminta apapun, kerana aku merasa bahawa aku memiliki segala sesuatu dalam kelimpahan.

Kerja bukanlah masalah semata, namun lebih mendalam mempunyai sesuatu erti bagi hidup aku. Kadang-kadang mata hati kita menjadi 'kabur' melihat duit, sampai akhirnya melupakan apa erti pentingnya kebanggaan kerja yg kita miliki.Bukan masalah tinggi rendah atau besar kecilnya suatu kerja itu, namun yang lebih penting adalah pengisian, dalam erti penghargaan terhadap apa yang kita kerjakan. Sekecil apapun yang aku kerjakan, sejauh itu memberikan rasa puas di dalam diri, maka itu akan memberikan aku erti besar kelak.

Aku tak pernah jumpa orang yang menderita kerana terlalu banyak bekerja. Lebih banyak orang yang menderita sebab terlalu banyak sasaran kerja tetapi tak cukup berusaha untuk melangsaikan kerja. Itu derita yang paling sengsara.



Kepuasan bagi aku ialah berjalan dari satu kegagalan ke kegagalan yang lain, tanpa kita kehilangan semangat



salam semua.




Ulasan